Cari Blog Ini

Kamis, 19 April 2012

Macam-Macam Puisi


1. Puisi Lama

yaitu puisi yang yang sangat terkait oleh ketentuan banyaknya baris dalam satu bait, persajakan, dan irama. Macam-macam puisi lama

a. Mantra.

b. Pantun  dibedakan menurut isinya yaitu : - pantun anak-anak                   - pantun orang muda

                                                                               - pantun nasihat                         - pantun jenaka

                                                                                                                - pantun teka-teki

c. Karmina atau pantun kilat.

d. Talibun

e. Syair

f. Gurindam



2. Puisi Baru

yaitu puisi yang muncul pada Angkatan Pujangga Baru, karena pengaruh kesustraan Barat. Puisi baru ialah puisi yang lebih bebas dalam dalam menggunakan irama ( persajakan ), lebih bebas dalam memilih kata, pernadingan-perbandingan dan irama. Bentuk puisi baru  berdasarkan jumlah barisnya :

a. Distikon ( pusi yang setiap batasnya terdiri 2 baris )

b. Terzina ( puisi yang setiap batasnya terdiri 3 baris )

c. Kuatrain ( puisi yang setiap batasnya terdiri 4 baris )

d. Quint ( puisi yang setiap baitnya terdiri 5 baris )

e. Sextet ( puisi yang setiap baitnya terdiri 6 baris )

f. Septima ( puisi yang setiap baitnya terdiri 7 baris )

g. Oktaf/stansa ( puisi yang setiap baitnya terdiri 8 baris )

h. Soneta ( puisi 14 baris yang dibagi menjadi 2 kuatrain dan 2 tersina )

i. Puisi Bebas ( puisi yang tidak terikat oleh jumlah baris dan irama )

j. Puisi Kotemporer ( Puisi yang menyimpang dari aturan penulisan puisi )

Puisi berdasarkan isinya terbagi atas :

a. Balada

b. Elegi

c. Ode

d. Satire

e. Himne

f. Epigram

g. Romansa



3. Puisi Modern

Puisi modern atau puisi bebas muncul pada angkatan 45, dipelopori oleh Chairil Anwar. Puisi modern atau puisi bebas tidak mengutamakan bentuk atau banyak baris dalam satu bait dan irama, ( persajakan ), tetapi lebih mengutamakan isi puisi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar